Kami Melayani Pendaftaran Agen Tiket dan Penjualan
Tiket Kereta Api, Voucher Hotel, Paket Wisata dan Pesawat (Air Asia, Citilink, Garuda, Lion Air, Batik Air, Kalstar, Sriwijaya, Trigana Air, Aviastar, Xpress Air dan lain lain

Kami melayani Penjualan Tiket Pesawat Secara online..

Lebih Cepat dan juga Praktis, Karena E-Ticket akan langsung kami kirim ke alamat email Anda.

TIDAK ADA MARK UP HARGA TIKET

( Sesuai Yang ditetapkan MASKAPAI Penerbangan )

Silahkan Anda Cek Tiket Promo Dengan Form Dibawah Ini !

KLIK DISINI UNTUK TATACARA BOOKING TIKET

UNTUK MENGHINDARI Hal - hal yang tak diinginkan
yang Mengatasnamakan ARDHYA TRAVEL
maka PASTIKAN REPLY BOOKING TIKET HANYA dari
HP : 081396455550 / 087891861414
Terima kasih
Ardhya Travel
Dusun V Jl. Kelambir Lima Pasar I Umum No 12/14,
Kel. Tanjung Gusta, Kec. Sunggal
Sumatera Utara

Selasa, 10 Februari 2015

Mulai 1 Maret Tak Ada Lagi Penjualan Tiket Pesawat di Bandara


www.tiketmurah4u.blogspot.com
Liputan6.com, Jakarta Sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, PT Angkasa Angkasa Pura II (Persero) memastikan akan menghapus loket penjualan tiket pesawat di bandara.

Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi mengatakan penghapusan loket ini akan dilakukan secara bertahap di bandara-bandara yang dikelola oleh perusahaan plat merah tersebut.

‪"Ditiadakannya loket tiket bertujuan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, dan pelayanan. Lalu menciptakan suasana lebih teratur dan nyaman, menghilangkan pihak yang berkepentingan di bandara, dan menghapus praktik percaloan tiket," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2015).‬

‪Budi menjelaskan, penutupan loket tiket akan dimulai pada 1 Maret 2015 untuk Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu.
Kemudian pada 1 April 2015 untuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Bandara Internasional Minangkabau (Padang), dan Bandara Sultan Husein Sastranegara (Bandung).‬

Dan pada 1 Mei 2015 AP II untuk Bandara Iskandar Muda (Aceh), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Raja Haji Fisabililah (Tanjung Pinang), Bandara Depati Amir (Pangkalpinang), Bandara Supadio (Pontianak), Bandara Sultan Thaha (Jambi), dan Bandara Silangit (Tapanuli Utara).‬

‪"Pembenahan tersebut termasuk dalam rencana jangka pendek, dan secara internal kami juga melakukan berbagai hal guna mendukung peningkatan pelayanan seperti menetapkan standarisasi pelayanan prima dan membentuk unit baru khusus untuk pelayanan pelangga," tandasnya. (Dny/Nrm)

Rabu, 04 Februari 2015

Larangan Loket Tiket di Bandara, Kalau Terbang Dadakan Bagaimana ?


Jakarta - Penghapusan penjualan tiket pesawat di terminal penumpang bandara yang akan mulai berlaku 15 Februari 2015 menuai kritik. Aturan yang dikeluarkan melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor HK 209/1/1/16/PHP.2014 dianggap mempersulit masyarakat, meski tujuannya baik.
Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Soegeng Poernomo mengatakan, tujuan aturan ini memang untuk menghapus calo di terminal penumpang bandara. Namun menurutnya, cara melarang menjual tiket di terminal tak tepat.
Soegeng menegaskan, seharusnya yang diperlukan penegakkan pengawasan oleh operator bandara seperti Angkasa Pura I dan II, bukan menghilangkan loket penjualan tiket.
"Kalau mereka (penumpang) ingin terbang mendadak, mereka ingin cari tiket di mana? Bisa 'mati' di situ. Akhirnya yang susah kan masyarakat juga. Minimal kalau sekarang ada 5, dikurangi jadi 2. Jadi dilakukan secara bertahap selama beberapa waktu," katanya usai diskusi dialog publik mengenai transportasi udara di Newseum Cafe, Jalan Veteran I no 33, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2015).
Ia mengatakan, persoalan calo di bandara sangat sederhana, karena hanya masalah pengawasan yang perlu ditegakkan. Menurutnya, perlu aparat hukum untuk mengatasi calo, namun dengan cara menghapus tiket di terminal lagi-lagi konsumen yang dirugikan.
"Pada akhirnya masyarakat yang menjadi korban. Masyarakat yang perlu pergi mendadak, telat transfer, jadi tidak bisa berangkat," tegasnya.
Sebelumnya Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengatakan akan membangun pusat layanan atau service center. Tujuannya sebagai tempat pelayanan bagi penumpang yang akan melakukan reschedule atau penyesuaian jadwal terbang, hingga pembelian tiket secara tiba-tiba.
Lokasi service center terpadu tersebut, akan berada jauh dari area check-in counter, agar tidak menggangu pergerakan penumpang. "Kita sediakan pool customer service tapi nggak ada tempat check-in," jelas Budi.
Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor HK 209/1/1/16/PHP.2014 tentang peningkatan pelayanan publik di bandara sudah beredar sejak 31 Desember 2014, di antaranya mengatur soal larangan penjualan tiket pesawat di terminal bandara. Tujuan dari kebijakan ini untuk mengurangi kesemrawutan bandara-bandara di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Julius Adravida Barata mengatakan para maskapai penerbangan masih bisa menjual tiket pesawat di luar terminal penumpang bandara, termasuk akses menuju terminal, asalkan tak di dalam terminal. Artinya calon penumpang masih bisa mendapat tiket di kawasan bandara, namun bukan di dalam terminal.
"Bunyi surat edarannya tak boleh di gedung terminal penumpang, di dalam gedung," tegas Barata.

Senin, 02 Februari 2015

15 Februari, Semua Loket Tiket BandaraSoetta di tutup


Tangerang (ANTARA News) - PT Angkasa Pura II mulai 15 Februari 2015 mendatang akan menutup semua loket yang menjual tiket di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang.
Manajer Humas dan Protokoler Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, di Tangerang, Senin, mengatakan penutupan tersebut dilakukan guna meningkatkan pelayanan publik di Bandara Soekarno-Hatta.
Dijelaskannya, Kementerian Perhubungan pun telah mengeluarkan surat edaran pada 31 Desember 2014 lalu. Surat bernomor: HK .209/I/16PHB.2014 berisi instruksi agar seluruh pengelola bandara yang ada di Indonesia segera melakukan peningkatan pelayanan publik.
"Ada lima poin di dalamnya, pertama soal meniadakan ruang penjualan tiket yang ada di gedung terminal penumpang. Kedua, melarang penggunaan taksi yang tidak terdaftar untuk beroperasi di Bandara," katanya.
Ketiga, lanjut Yudis, memberlakukan larangan merokok di area sisi udara (airside) dan di ruangan yang memiliki akses ke sisi udara.
Keempat, menyediakan customer service lounge bagi airlines untuk melayani kebutuhan penumpang termasuk fare adjustment.
"Sedangkan yang kelima kami diminta untuk mensosialisasikannya," ujar Yudis.
Saat ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdapat enam loket tiket yakni Terminal 1A, B, dan C yang merupakan milik maskapai penerbangan Lion Air, Batik Air, Sriwajaya Air, dan Citilink.
Sedangkan di Terminal 2, terdapat loket tiket pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Lalu di Terminal tiga terdapat loket tiket pesawat milik maskapai Air Asia.
"Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara ketika sampai di terminal sudah memiliki tiket," paparnya.
(KR-AIF)

Jumat, 30 Januari 2015

Kendaraan Pribadi Tak Boleh Drop Off Penumpang di Terminal I Bandara Soetta


tribunnews.com

Pihak PT Angkasa Pura II akan mengeluarkan kebijakan baru terkait sistem drop off di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Yang hanya boleh masuk area drop off nantinya hanya kendaraan berplat kuning.
Manajer Humas dan Protokoler Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan pada Kamis (29/1) menuturkan, kendaraan pribadi nantinya akan diarahkan masuk ke areal parkir, layaknya sistem yang diterapkan di areal kedatangan Terminal 2.
"Ini demi kenyamanan penumpang dan keteraturan lalu lintas di kawasan Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta. Hanya taksi dan bus saja yang nantinya boleh masuk ke areal drop off untuk menaikkan dan menurunkan penumpang," kata Yudis.
Baca cerita lengkap: tribunnews.com
30/01/2015 11:04:56

Rabu, 28 Januari 2015

PROMO XPRESS AIR


Rute Palembang ke Lampung VV; Harga Special Rp. 290.000 Nett; Mulai 31 Januari 2015 Palembang ke Lampung ETD. 12:45 / ETA. 13:40;
Lampung ke Palembang ETD. 11:20 / ETA. 12:15

Rute Semarang-Pangkalan Bun Jadi Favorit Penumpang Kalstar


indo-aviation.com
Maskapai penerbangan Kalstar Aviation mengatakan bahwa rute penerbangan Semarang-Pangkalan Bun yang dioperasikannya menjadi salah satu rute favorit bagi penumpang. Pasalnya, di awal tahun ini tingkat isian kursi (load factor) rata-rata rute tersebut mencapai 90 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan rute-rute lain milik Kalstar Aviation.
“Awal tahun ini, load factor Semarang-Pangkalan Bun milik Kalstar Aviation telah mencapai 90 persen. Pangsa pasar kami adalah para pekerja yang kebanyakan di perkebunan. Selain itu, banyak orang dari Jawa juga yang saat ini tinggal di sana dan kebalikannya, orang Pangkalanbun yang tinggal di Jawa, khususnya para mahasiswa,” kata Station Manager Kalstar Aviation Semarang Sabdono.
Baca cerita lengkap: indo-aviation.com

Garuda Indonesia Promosikan Beli Dua Tiket Gratis Satu


TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR- Maskapai penerbangan Garuda Indonesa kembali mengemas program beli dua gratis satu tiket.
Program ini ditujukan khusus bagi pelanggan yang membeli tiket bisnis class dari Makassar.
Sales and Marketing Manager Garuda IndonesiaBranch Office Makassar, Tubagus Irfan Farhandi mengatakan, ketentuan program ini berlaku untuk seluruh penebangan domestik dengan masa pembelian dan perjalanan hingga 31 Maret 2015.
"Pelanggan bisa mengakses informasi yang lebih detil dan melakukan transaksi di seluruh kantor penjualan maupun travel agen rekanan Garuda," jelasnya, Sabtu (24/1/2014). (*)

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Ardhya Travel. Silahkan Berkunjung Kembali Dilain Waktu

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Cape Belajar Bisnis Online Sendiri